Pariwisata jangan dipandang sebelah mata?

Di era pemerintahan jokowi pada saat ini sektor pariwisata  diyakini  akan menjadi pemasok devisa terbesar, bahkan sektor pariwisata diprediksi akan mengalahkan devisa dari sektor minyak dan gas. Menurut Badan Statistik pada tahun 2015 mencatat kurang lebih 10,43 juta kunjungan pariwisata mancanegara ke Indonesia. Dari data tersebut dan tingginya kunjungan sektor pariwisata ini, mendapat apresiasi yang tinggi dari Presiden Joko Widodo dan kedepan diyakini bakal terus dirasakan dalam beberapa tahun kedepan dalam industri pariwisata ini.  Target pada tahun 2019, Pariwisata diharapkan menjadi pariwisata yang terbaik di ASEAN, mengalahkan Thailand dan negara negara tetangga.

Peran pariwisata sangat penting untuk menunjang perekonomian Indonesia, maka sangat disayangkan kalau  pariwisata yang ada Indonesia dikalahkan oleh negara negara tetangga seperti negara malaysia. Menurut data yang didapatkan kurang lebih dalam satu tahun jumlah wisatawan yang berkunjung ke negara malaysia mencapai sekitar dua puluh empat juta orang. Jika dibandingkan dengan kedua negara tersebut, negara Indonesia memiliki sumber daya alam yang jauh lebih kaya dari sisi budaya dan suku bangsa. Yang menyebabkan persolan dari masalah ini adalah terletak pada sistem promosi dan juga penataan kawasan pariwisata. Dari masalah tersebut pemerintah akan meningkatkan kegiatan promosi dan menata kembali dengan  baik kawasan wisata, dan pemerintah melakukan peningkatan kualitas SDM disektor pariwisata. Pendidikan pariwisata memang masih baru di Indonesia memang harus kita sadari mengingat ilmu pariwisata baru diakui sebagai ilmu mandiri yaitu sekitar kurang lebih tahun 2008 dan jauh dari ilmu-ilmu  lainnya yang sudah lama diakui, bahkan lulusan pariwisata masih terbilang sedikit di Indonesia. Banyak muncul pertanyaan, apakah seorang lulusan pariwisata bisa berhasil dan mendapat kesejahteraan hidup setelah lulus?

Tidak perlu khawatir kepada teman teman yang kuliah di Pariwisata kami akan memberikan informasi mengenai peluang kerja dengan lulusan program studi Pariwisata. Informasi ini sangat penting untuk para lulusan sma/smk bahkan yang sederajat yang akan memilih program studi di Pariwisata. Ada banyak jurusan yang ada di Pariwisata seperti, Jurusan Hospitalitya atau pengelolaan pariwisata, Jurusan usaha Perjalanan wisata, ada manajemen bisnis pariwisata, serta jurusan perhotelan dan administrasi Hotel.

Akpar Buana Wisata sebagai sekolah pariwisata tertua di Yogyakarta mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing untuk mengisi pekerjaan di Pariwisata, ataupun kapal pesiar. Dengan pengalaman yang sudah lama dan para pengajar yang sudah mumpuni, kampus ini bisa menjadi kampus pariwisata yang bisa mencetak  SDM yang siap untuk bekerja di berbagai lowongan di Pariwisata.

Be Sociable, Share!